Tin Mulyawati, S. Pd, Guru SMAN 25 Bandung
Tin MulyawatiTin Mulyawati, S. Pd.
Guru SMAN 25 Bandung
Pemenang Aktivitas Terbaik CSF 2007 dan Finalis CSF 2008

Tin Mulyawati, lahir di Bandung 26 November 1968, anak ke 10 dari 11 bersaudara. Pendidikan yang ditempuh tahun 1981 lulus dengan nilai terbaik di SDN Babakan Surabaya 7 Bandung, tahun 1984 lulus dari SMPN 7 Bandung, tahun 1987 lulus dari SMAN 14 Bandung . Walaupun matematika adalah pelajaran yang sangat disukainya tapi ketika masuk Perguruan Tinggi D3 ITB melalui jalur PMDK, jurusan yang diambil adalah kimia, lulus tahun 1990. Gelar sarjana pendidikan diperolehnya dari Universitas Terbuka tahun 1994.

Ekstrakulikuler yang paling disenangi semasa SMA adalah PMR, banyak pelajaran dan hikmah yang dapat diambil , dari kepepimpinan sampai pendalaman agama. Itulah awal bertemu dengan suami yang dinikahinya tahun 1991 dan kini mempunyai dua orang putra. Anak pertama sudah duduk dibangku SMP kelas 3 dan anak kedua di bangku SMP kelas 2, dua-duanya di SMPN 27 Bandung.

Kegiatan mengajar dimulai pada tahun 1991 di SMAN 25 Bandung (dulu SMAN Buah Batu). Saat ini selain mengajar di SMAN 25 Bandung juga mengajar di SMA Taruna Bakti sebagai guru lab Kimia, tutor kimia di bimbel SSC Bandung juga pengajar kimia di SMA unggulan Alfa Centauri Bandung.

Berbagai kegiatan yang menunjang sebagai profesinya sering diikuti mulai dari SPKG (Sanggar Pemantapan kerja Guru), PKG (Pemantapan Kerja Guru), Musyawarah Kerja Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia, kaizen kimia, seminar-seminar, lokakarya ataupun workshop yang berkaitan dengan peningkatan profesionalisme guru.

Diawali dengan keprihatinan melihat siswa kurang aktifnya belajar kimia dan nilai-nilai siswa banyak yang dibawah KKM, saya berfikir mungkin siswa merasa kimia itu susah, membosankan dsb, kebetulan materi kimia kelas X banyak teori, akhirnya ketika ada kegiatan CSF saya mencoba ikut atas nama SMAN 25 Bandung dengan judul Pengisian Konfigurasi Elektron Menggunakan Biji Sempoa. Berupa Alat peraga mengisi konfigurasi electron, disini biji sempoa dianalogikan sebagai electron. Ternyata para siswa menjadi lebih aktif dari 17 % menjadi 99 %. Dan Alhamdulillah akhirnya terpilih sebagai aktifitas terbaik CSF 2007.

Sekarang dengan siswa yang berbeda, berbekal senang music (penyanyi favorit Crisye, Vina Panduwinata,dan Januari Cristy) dan senang dengan fotografi mencoba ikut CSF 2008 dengan judul “Mengukir Kenangan Dengan Membuat CD Praktikum Kimia”. Dan kegiatan tersebut terpilih sebagai penerima dana kegiatan CSF 2008.

Senang sekali melihat siswa begitu antusias sampai karena dikejar waktu pernah sampai malam kita shooting. Semoga tahun-tahun berikutnya selalu ada kegiatan seperti CSF yang dapat mewujudkan impian-impian guru dalam peningkatan profesionalisme guru . . . .

Tin Mulyawati, S Pd.

Tempat tanggal lahir: Bandung 26 Nov. 1968
Pendidikan:

  • Diploma 3 Program Pendidikan FMIPA – Kimia – ITB –
  • Strata 1 : FMIPA – Kimia – Universitas Terbuka.

Pekerjaan:

  • Pegawai Negeri Sipil – Guru Kimia –SMA Negeri 25 Bandung.
  • Guru Kimia – SMA Unggulan ALFA CENTAURI Bandung.
  • Guru Lab. Kimia – SMA Taruna Bakti Bandung.
  • Tutor Bidang Studi Kimia Bimbingan Belajar SONY SUGEMA COLLEGE

6 komentar to “Tin Mulyawati, S. Pd, Guru SMAN 25 Bandung”

  1. Private says:

    bu, kalo kimia yg ngajar dijamin ngga pusing- pusing banget ! Cara berkomunikasi Ibu ke murid tuh enak ! yg pnting jgn diremedial we nya !!!




  2. ramses says:

    bu tau teu ini saha? smoga kegiatan KBM d kls x-c sma 12 hurup lncar + ngga ada yg diher !!!!!!!!!!




  3. sri mulyaningsih says:

    SALAM KENAL YA BU, saya ingin pendapat ibu, bulan juli 2009 saya sbg guru di mutasi dari sma ke smk, di smk ngajar kimia cuma 4 jam, selebihnya ngajar ipa terpadu yg isinya 80% pelajaran biologi, apa yang harus saya lakukan bu?




  4. Yadi,sma"17" 1 YK says:

    As ww.Kimia jadi mudah untuk siswa, usaha ibu sangat bagus.Kapan siswa putra putri ibu ke taman pintar YK,kasongan,prambanan,boko,taman sari kraton YK? Jika ke Pantai Parangtritis ,praktek air asin dengan sabun, berbuih atau tidak,anak jadi mengerti, guru menerapkan pembelajaran TCL, Okey, siswa dilarang mandi di laut.Korban dah banyak. Wass ww.




  5. Thotok Kasmanto says:

    Sungguh jika Allah menurunkan kebaikan pada manusia tak satupun yang bisa menolaknya, tapi jika Allah menurunkan kejelekan pada manusia juga tak ada yang mampu menolaknya, bangsa ini patut bersyukur karena mempunyai guru yang kreatif di bidang kimia. moga sukses selalu. Amiin.




  6. Ima says:

    Subhanallah,,, keren buu,,, :D
    Contoh yg baik,,,trimakasih bu,,inspiring banget! :)




Tinggalkan balasan