<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Ujian Praktek? Siapa Takut&#8230;.</title>
	<atom:link href="http://aksiguru.org/2009/11/02/ujian-praktek-siapa-takut/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aksiguru.org/2009/11/02/ujian-praktek-siapa-takut/</link>
	<description>Aksi Guru adalah salah satu program dari Citi Success Fund (CSF) dan Hope Indonesia yang bertujuan untuk mendukung ide-ide kreatif dari para guru SMA</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Aug 2010 13:26:18 -0600</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: ary widi kristiani</title>
		<link>http://aksiguru.org/2009/11/02/ujian-praktek-siapa-takut/comment-page-1/#comment-23</link>
		<dc:creator>ary widi kristiani</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 03:28:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aksiguru.org/?p=413#comment-23</guid>
		<description>setuju, masalahnya seringkali kita terbentur waktu yang tidak banyak, karena ada sekian banyak materi uji. Dan memang seharusnya seperti itu seorang siswa lebih fun dan tidak tegang saat diuji karena seolah-olah berlajar bersama dan pengalaman nyata menjadikan seorang siswa setia pada bahan ajar yang telah diterimanya di bangku pendidikan. Hanya masalah guru sebagai evaluator harus menyiapkan item penilaian yang terstuktur dan siswapun memperoleh sosialisasi teknik evaluasinya. Sehingga kegiatan ini dapat menguntungkan kedua pihak guru dan siswa.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setuju, masalahnya seringkali kita terbentur waktu yang tidak banyak, karena ada sekian banyak materi uji. Dan memang seharusnya seperti itu seorang siswa lebih fun dan tidak tegang saat diuji karena seolah-olah berlajar bersama dan pengalaman nyata menjadikan seorang siswa setia pada bahan ajar yang telah diterimanya di bangku pendidikan. Hanya masalah guru sebagai evaluator harus menyiapkan item penilaian yang terstuktur dan siswapun memperoleh sosialisasi teknik evaluasinya. Sehingga kegiatan ini dapat menguntungkan kedua pihak guru dan siswa.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
