Baca Selengkapnya...

Guru adalah pahlawan tanpa bintang jasa, begitu yang selalu didengung-dengungkan orang. Sangat benar. Guru bersedia mencurahkan tenaga, pikiran dan waktu untuk mengasah kemampuan kognitif anak didik adalah perbuatan mulia. Murid menjadi pandai, dari tidak tahu menjadi tahu. Guru membuat anak didik terbebas dari belenggu ketidaktahuan. Tapi apakah membuat murid-murid menjadi pandai saja sudah cukup? Nilai ulangan yang cemerlang, menjadikan murid bintang kelas, apakah cukup? Rasanya sih belum.

Baca Selengkapnya...

Ketika Jepang dibom atom di Kota Hiroshima dan Nagasakhi, Kaisar Jepang mengajukan satu pertanyaan kepada Perdana Menteri, “Berapa jumlah Guru yang masih ada?”

Baca Selengkapnya...