Oleh : Iratmoko
SMAN 1 Tigaraksa – Tangerang
Salah satu dari 10 Ringkasan Program Terbaik
Citi Success Fund 2005
Pendahuluan
Program kami melihat dan kamipun terlibat diimplementasikan ke dalam kegiatan membuat kamar mandi tertutup pada sumur resapan yang lokasinya dekat dengan SMAN 1 Tigaraksa. Dilatar belakangi karena masyarakat sekitar sekolah tidak memiliki wc yang layak. Kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh siswa–siswi SMAN 1 Tigaraksa mendapat sambutan yang sangat positif dari masyarakat terutama masyarakat yang sering menggunakan sumur tersebut, selama pengerjaan bangunan segenap warga juga turut ambil bagian bersama–sama siswa, sehingga timbulah pemandangan yang sangat menarik dimana para siswa dan warga berbaur menjadi satu dalam sebuah kegiatan kerja bakti. Sekarang pemandangan seperti ini sudah langka dijumpai didalam kehidupan bermasyarakat
Tujuan
Tujuan kegiatan ini adalah bentuk suatu pembelajaran dimana siswa diajak terjun langsung pada dunia nyata. Pengalaman belajar yang didapat melalui kegiatan kerja bakti ini diharapkan dapat meningkatakan kesadaran dan kepedulian bagi setiap siswa terhadap lingkungan sosialnya . Pengalaman belajar ini juga diharapkan agar dapat menambah kecakapan hidup bagi siswa, sehingga apabila mereka menemukan suatu permasalahan bisa mencari solusi yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
Pelaksanaan program
Dalam pelaksanaan kegiatan peserta dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok inti dan pendukung
Kelompok inti bertugas mengerjakan pondasi, tembok dan pemasangan atap.
Kelompok inti dibagi lagi menjadi 3 bagian yang masing–masing bagian dipimpin oleh seorang sebagai koordinator. Kelompok tersebut adalah bagian pengerjaan pondasi, bagian pengerjaan tembok, dan bagian pengerjaan pasang atap. Sedangkan kelompok pendukung bertugas menyiapkan bahan bangunan seperti pasir, bata dan semen.
Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap, tahap pertama adalah pengerjaan pondasi dan tembok, sedangkan tahap ke dua pengerjaan pemasangan atap.
Tahap pertama membersihkan semak–semak yang dilakukan oleh seluruh peserta dan didukung oleh segenap warga, setelah lokasi bersih kemudian para peserta bekerja bersama kelompok dan sesuai dengan tugasnya masing–masing. Namun setiap kelompok tidak terpaku pada bidangnya masing–masing tetapi saling membantu dengan kelompok yang lain yang mengalami kewalahan dalam melaksanakan tugasnya, sehingga pekerjaan ini bisa berjalan lancar. Pekerjaan dimulai pada pukul 08.00 dan di akhiri pukul 16.30 WIB. Hari pertama dapat menyelesaikan pondasi dan membuat tembok /dinding ruang setinggi 130 cm. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari mingggu (28 Agustus 2005) melanjutkan pasang batu / tembok mencapai tinggi sesuai dengan ukuran yang direncanakan.
Tahap ke dua dilaksanakan pada hari minggu (4 September 2005) pekerjaan dimulai pada pukul 08.00 dan diakhiri pukul 12.00 WIB pekerjaan yang dilakukan adalah pemasangan atap hingga selesai.













